11 Januari 2026: Lembaran Baru di Tahun yang Baru

Dunia terasa berhenti berputar sejenak pada Minggu, 11 Januari 2026.

Di tengah suasana tahun baru yang masih hangat, sebuah tangisan melengking memecah udara suara yang telah kami mimpikan sejak mengucap janji suci pada 16 September 2023 lalu.

Perjalanan ini adalah tentang perjuangan yang nyata. Saya ingat betul bagaimana motor Vega Force menjadi saksi bisu setiap jengkal perjuangan kami.

Selama masa hamil, istri saya harus sangat bersabar saat kami melewati jalanan yang penuh lubang dan melintasi jembatan-jembatan darurat yang menantang.

Namun, momen yang paling tak terlupakan terjadi pada Jumat malam yang sunyi.

Sekitar jam 2 dini hari, saat kami sedang terlelap, istri membangunkan saya. "Kak, sepertinya ada cairan yang keluar..." ujarnya.

Sebagai seorang bidan (midwife), ia mengenali tanda itu dengan sangat baik.

"Apakah ini tanda lahir?" tanya saya dengan perasaan campur aduk. Ia mengangguk yakin.

Di bawah langit malam, dengan motor yang sudah berumur 6 tahun 2 bulan kami kembali membelah kegelapan menuju Puskesmas Bongo 2.

Lembaran Baru di Tahun Baru

Ada doa yang terus terucap di setiap guncangan jalan Wonosari, hingga akhirnya perjuangan itu berbuah manis di hari Minggu pagi tepat pukul 08:20 Wita.

Kehangatan di Rumah Keluarga

Kebahagiaan ini tidak kami rasakan sendirian. Sejak hari kedua dan seterusnya, rumah keluarga yang kami tinggali ini seolah tak berhenti menerima tamu.

Sahabat dan kerabat datang bergantian, membawa kado, popok, dan berbagai perlengkapan untuk buah hati kami.

Melihat perhatian yang begitu besar dari orang-orang sekitar, saya menyadari betapa beruntungnya kami.

Tinggal bersama keluarga besar di masa-masa awal menjadi orang tua memberikan kekuatan tersendiri.

Dukungan mereka, baik berupa doa maupun bantuan nyata, adalah rezeki yang tak ternilai harganya.

Sebuah Nama, Sebuah Doa

Kami memberikan nama yang menjadi doa seumur hidupnya. Sebuah nama yang mencerminkan kelembutan hati dan budi pekerti yang halus, sekaligus harapan akan kelimpahan rezeki serta keberkahan. Ia kini menjadi pembawa cahaya baru bagi nama besar keluarga kami.

Seuntai Harapan untuk Masa Depannya

  • Tumbuhlah dengan Hati yang Luas: Jadilah pribadi yang penuh empati, seperti Ibumu yang mendedikasikan ilmunya untuk orang lain, dan seperti kerabat kita yang begitu tulus menyambutmu.
  • Jadilah Pembelajar yang Tangguh: Kamu sudah belajar menjadi tangguh sejak dalam kandungan, melewati jalanan sulit di atas motor Ayah. Jangan pernah takut pada tantangan hidup nantinya.
  • Temukan Kebahagiaanmu Sendiri: Kejarlah apa yang membuat hatimu merasa hidup. Ayah dan Ibu akan selalu menjadi pelabuhanmu.

Januari 2026 adalah lembaran kehidupan yang baru bagi kami. Terima kasih untuk semua yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini.

Selamat datang di dunia ini, Nak. Mari kita mulai petualangan ini bersama.

Dengan nama Allah, aku berserah diri bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Posting Komentar untuk "11 Januari 2026: Lembaran Baru di Tahun yang Baru"